Kuliah Umum Dengan Tema “Punahnya Hukum Adat ? : Dekonstruksi Konsep Negara Hukum Modern”


Bekasi 9/12/2019, dosen dari Universitas Leiden Belanda, Prof Adriaan Berdneer, memberikan kuliah terhadap para dosen Fakutas Hukum Universitas Bhayangkara jakarta Raya, di ruang 103 Gedung Grha Tanoto Universitas Bhayangkarta jakarta di jl Raya Perjuangan Bekasi Utara. Secara garis besar Prof Berdneer menyampaikan foto presiden dengan warga yang berpakaian adat Indonesia membawa makna bahwa adat di Indonesia masih ada. Disampaikan juga bahwa situasi adat sebelum dan sesudah tahun 1998. Salah satu contoh adanya hukum adat di Indonesia yaitu adanya hak ulayat, yang merupakan hak kolektif di daerah tertentu, dimana persoalan tanah mempengaruhi eksistensi hukum adat. Prof. Adriaan Bedner mengutip pendapat Prof. Soepomo “Politik Pembangunan Negara Indonesia harus sesuai dengan struktur sosial“. Hakim di Belanda lebih terbuka dengan kebiasaan-kebiasaan lokal di Belanda dalam memberikan putusannya Perbedaan jumlah penduduk berpengaruh terhadap politik hukum adat. Hakim lokal idealnya lebih memahami kebiasaan lokal. Diperlukannya diferensiasi hukum untuk menyambung perbedaan hukum. hukum adat selalu berkembang terutama jika belum ada kodifikasi, oleh karenanya norma bisa berubah tergantung dari kondisi kehidupan


Other news

  • Prof. Dr. H. Joko Sriwidodo Dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum Bidang Kepakaran Peradilan Pidana di Fakultas Hukum UBHARA JAYA

    Prof. Dr. H. Joko Sriwidodo Dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum Bidang Kepakaran Peradilan Pidana di Fakultas Hukum UBHARA JAYA

    Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya kembali mencatatkan capaian akademik yang membanggakan melalui pengukuhan Prof. Dr. H. Joko Sriwidodo, S.H., M.H., M.Kn. sebagai Profesor/Guru Besar Ilmu Hukum Bidang Kepakaran Peradilan Pidana. Pengukuhan tersebut dilaksanakan pada 12 Februari 2026 dan menjadi momentum penting dalam penguatan sumber daya akademik di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.…

  • Fakultas Hukum UBHARA JAYA Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pustrajak Mahkamah Agung RI

    Fakultas Hukum UBHARA JAYA Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pustrajak Mahkamah Agung RI

    Kamis Siang (29/1) Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Agreement/MoA) dengan Pusat Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan (Pustrajak) Badan Strategi dan Kebijakan (BSK) Mahkamah Agung Republik Indonesia. Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama kelembagaan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kebijakan hukum dan peradilan. Kegiatan penandatanganan…

  • Fakultas Hukum UBHARA JAYA Selenggarakan Round Table Discussion Bertema Comparative Law Enforcement Indonesia–India

    Fakultas Hukum UBHARA JAYA Selenggarakan Round Table Discussion Bertema Comparative Law Enforcement Indonesia–India

    Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas wawasan keilmuan dan memperkuat perspektif global melalui penyelenggaraan forum akademik berskala internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Round Table Discussion bertema “Comparative Law Enforcement in the Judicial System and Legal Culture of Indonesia and India”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu, 14 Januari 2026, secara…