Perwakilan Mahkamah Agung RI Hadir di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya untuk Sosialisasi Perma


Jakarta, 3 Februari 2025 – Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (FH Ubhara) menerima kunjungan dari perwakilan Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) dalam rangka sosialisasi Peraturan Mahkamah Agung (Perma). Acara yang berlangsung di kampus Ubhara ini dihadiri oleh civitas akademika serta mahasiswa/i Fakultas Hukum Ubhara yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Acara diawali dengan sambutan dari Dr. Riki Perdana Raya Waruwu, S.H., M.H., yang merupakan Staf Khusus Pimpinan MA Kamar Pengawasan sekaligus Koordinator Hakim Yustisial Biro Hukum dan Humas MA.

Sosialisasi ini menghadirkan dua pemateri utama dari Mahkamah Agung RI. Pemateri pertama, Letkol Rahmansyah Faharuddin, S.H., M.H., M.Han., yang merupakan Hakim Yustisial Biro Hukum dan Humas MA, menyampaikan materi terkait Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Restorative Justice. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bagaimana konsep keadilan restoratif diimplementasikan dalam sistem peradilan Indonesia untuk mencapai penyelesaian hukum yang lebih humanis dan berkeadilan.

Sesi berikutnya diisi oleh Dr. H. Fikri Habibi, S.H., M.H., Hakim Yustisial Biro Hukum dan Humas MA, yang membahas Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Persidangan Secara Elektronik. Dalam sesi ini, beliau menyoroti perkembangan teknologi dalam sistem peradilan, khususnya terkait digitalisasi persidangan yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan transparansi proses hukum di Indonesia.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta yang hadir, terutama mahasiswa/i Fakultas Hukum Ubhara yang aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar penerapan Perma dalam praktik peradilan. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para akademisi dan mahasiswa semakin memahami dinamika hukum di Indonesia serta peran Mahkamah Agung dalam mengembangkan sistem peradilan yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kunjungan perwakilan Mahkamah Agung RI ini menjadi bagian dari upaya Ubhara dalam meningkatkan pemahaman hukum bagi mahasiswa serta memperkuat kerja sama antara institusi pendidikan tinggi dengan lembaga peradilan di Indonesia.


Other news

  • Prof. Dr. H. Joko Sriwidodo Dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum Bidang Kepakaran Peradilan Pidana di Fakultas Hukum UBHARA JAYA

    Prof. Dr. H. Joko Sriwidodo Dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum Bidang Kepakaran Peradilan Pidana di Fakultas Hukum UBHARA JAYA

    Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya kembali mencatatkan capaian akademik yang membanggakan melalui pengukuhan Prof. Dr. H. Joko Sriwidodo, S.H., M.H., M.Kn. sebagai Profesor/Guru Besar Ilmu Hukum Bidang Kepakaran Peradilan Pidana. Pengukuhan tersebut dilaksanakan pada 12 Februari 2026 dan menjadi momentum penting dalam penguatan sumber daya akademik di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.…

  • Fakultas Hukum UBHARA JAYA Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pustrajak Mahkamah Agung RI

    Fakultas Hukum UBHARA JAYA Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pustrajak Mahkamah Agung RI

    Kamis Siang (29/1) Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Agreement/MoA) dengan Pusat Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan (Pustrajak) Badan Strategi dan Kebijakan (BSK) Mahkamah Agung Republik Indonesia. Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama kelembagaan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kebijakan hukum dan peradilan. Kegiatan penandatanganan…

  • Fakultas Hukum UBHARA JAYA Selenggarakan Round Table Discussion Bertema Comparative Law Enforcement Indonesia–India

    Fakultas Hukum UBHARA JAYA Selenggarakan Round Table Discussion Bertema Comparative Law Enforcement Indonesia–India

    Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas wawasan keilmuan dan memperkuat perspektif global melalui penyelenggaraan forum akademik berskala internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Round Table Discussion bertema “Comparative Law Enforcement in the Judicial System and Legal Culture of Indonesia and India”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu, 14 Januari 2026, secara…